, , ,

Dealer Ungkap Penyebab Motor Sport Bekas Makin Susah Laku Dijual

oleh -1584 Dilihat

Tanjung balai – Dealer Ungkap Penyebab Tren penjualan motor bekas terus mengalami perubahan, dan kini para dealer mengungkap bahwa motor sport bekas semakin sulit untuk dijual.

Namun kini, menurut para pelaku usaha jual beli motor bekas, minat masyarakat terhadap motor sport kian menurun.

Dealer Ungkap Penyebab
Dealer Ungkap Penyebab

Baca Juga : Dalam Koordinasi Antar Kejari, Buronan Kejari Medan Berhasil Diciduk di Tanjung Balai

Hal itu disampaikan oleh beberapa pemilik dealer motor bekas di kawasan Jabodetabek, yang mengaku stok motor sport menumpuk di gudang.

“Kalau matic bekas cepat laku, paling seminggu dua minggu sudah keluar. Tapi kalau sport bisa sampai berbulan-bulan,” ujar Anton, pemilik showroom motor bekas di Depok.

Menurutnya, konsumen saat ini lebih memilih motor yang praktis dan irit bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.

Tak hanya itu, biaya perawatan dan suku cadangnya

Faktor lain yang membuat motor sport bekas kurang diminati adalah tren mobilitas masyarakat yang kini lebih condong ke efisiensi dan fleksibilitas.

Ukurannya yang lebih bongsor menyulitkan pengendara untuk selap-selip di jalanan padat, berbeda dengan motor matic yang lebih lincah.

Selain itu, banyak anak muda yang dulu menjadi pasar utama motor sport, kini lebih memilih motor listrik karena tampilannya modern dan ramah lingkungan.

Motor listrik dinilai lebih hemat operasional, apalagi dengan naiknya harga BBM dan meningkatnya kesadaran soal polusi udara.

Konsumen juga semakin sadar akan nilai depresiasi kendaraan, dan motor sport termasuk yang paling cepat turun harga bekasnya.

“Motor sport harga barunya bisa Rp30 jutaan ke atas, tapi kalau dijual lagi bisa jatuh sampai Rp15 jutaan. Banyak yang mikir dua kali,” tambah Anton.

Dealer lain, Sigit dari Tangerang, menyebut bahwa meski ada peminat motor sport, mayoritas hanya sekadar bertanya tanpa niat serius membeli.

“Kadang ada yang datang, lihat-lihat motor sport, tapi akhirnya ambil matic juga,” ujarnya sambil tertawa.

Meskipun begitu, motor sport bekas masih punya pasar tersendiri, khususnya untuk kolektor atau penggemar modifikasi.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.