Tanjungbalai – Kajari Tanjungbalai, Bobon Rubiana, menegaskan dukungan penuh untuk seluruh agenda PWI Kota Tanjungbalai. Ia menyampaikan hal itu saat menerima silaturahmi Pengurus PWI Tanjungbalai, Rabu. Selain itu, ia memastikan kolaborasi antara Kejaksaan dan PWI tetap berjalan kuat.
Bobon menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan kinerja kejaksaan kepada masyarakat. Karena itu, ia mengajak PWI memperkuat komunikasi agar informasi publik tersampaikan dengan jelas. “Kinerja kami tidak akan diketahui tanpa kerja sama rekan-rekan PWI,” ujar Bobon.
Baca Juga: Pria Terekam CCTV Curi Sepeda Motor di Rusunawa
Selanjutnya, Bobon menyatakan komitmennya untuk ikut menyukseskan Konferensi PWI Tanjungbalai Ke-VII pada Desember 2025. Ia meminta PWI untuk terus berkoordinasi dengan pihaknya. “Silakan hubungi saya atau Kasi Intel kapan saja. Kita permudah komunikasi,” katanya.

Sementara itu, Plt Ketua PWI Tanjungbalai, Yan Aswika, menjelaskan bahwa PWI akan mengikuti sejumlah agenda organisasi. Agenda tersebut mencakup Uji Kompetensi Wartawan (UKW), ujian kenaikan tingkat, agenda anggota muda, Rakerda PWI Sumut, dan puncaknya Konferensi PWI Ke-VII. Ia menegaskan seluruh kegiatan itu akan berjalan sesuai ketentuan organisasi.
Baca Juga: PURBAYA Tolak Legalkan Pakaian Thrifting dan Berlakukan Pajak: Itu Barang Bekas, Sudah Jelas Ilegal
Selain itu, Yan mengapresiasi dukungan Kajari Tanjungbalai yang dinilainya sangat terbuka dan komunikatif. Menurutnya, dukungan tersebut memberi semangat baru bagi PWI untuk meningkatkan profesionalisme wartawan. “Kami berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Kejaksaan Negeri Tanjungbalai,” ujarnya.
Kemudian, Yan memastikan konferensi melibatkan seluruh anggota PWI Tanjungbalai dan mengedepankan profesionalitas serta independensi. Ia berharap seluruh pihak ikut mendukung agar kegiatan berjalan lancar. Konferensi dijadwalkan berlangsung pada akhir Desember 2025.
Dalam audiensi tersebut, hadir pengurus PWI Tanjungbalai, yakni Sekretaris Nisfu Fitri Sirait, Bendahara Syamsul Bahri, dan Ketua Panitia Konferensi Ilhamsyah sebagai bentuk kesiapan menghadapi agenda penting organisasi.




