Pemko Tanjungbalai Luncurkan Program RPH Ayam

oleh -120 Dilihat

Tanjungbalai Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai secara resmi meluncurkan program Rumah Potong Hewan (RPH) khusus ayam. Langkah inovatif ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan daging unggas yang asuh, aman, sehat, dan juga halal. Selain itu, Wali Kota ingin memastikan seluruh proses pemotongan hewan di daerahnya memenuhi standar kesehatan nasional. Oleh karena itu, dinas terkait langsung melakukan sosialisasi kepada para pedagang ayam di pasar tradisional.

Menjamin Kualitas Daging dan Standar Kebersihan

Pada awalnya, banyak tempat pemotongan ayam di Tanjungbalai yang masih menggunakan metode tradisional secara mandiri. Namun, fasilitas RPH yang baru ini menawarkan teknologi pemotongan yang jauh lebih bersih dan modern. Meskipun memerlukan penyesuaian bagi para pengusaha, namun keamanan konsumsi warga menjadi prioritas paling utama. Sehingga, masyarakat tidak perlu merasa ragu lagi saat membeli daging ayam untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Kemudian, Wali Kota juga menekankan pentingnya sertifikasi halal pada setiap produk daging yang beredar di pasar. Sebab, kejelasan status halal merupakan syarat mutlak bagi mayoritas masyarakat di Kota Tanjungbalai yang religius. Oleh sebab itu, pemerintah menyediakan tenaga ahli untuk mengawasi setiap tahap produksi di dalam area RPH. Tentu saja, pengawasan ketat ini bertujuan untuk melindungi hak konsumen dalam mendapatkan pangan yang berkualitas tinggi.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sektor Peternakan

Baca juga:Satpol PP Tanjungbalai Razia Pekat, 13 Diamankan

Pemko Tanjungbalai Siapkan Rumah Potong Unggas di Kelurahan Sirantau

Selanjutnya, kehadiran RPH ayam ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah yang cukup besar. Sebab, operasional fasilitas modern tersebut membutuhkan banyak staf mulai dari tenaga administrasi hingga tenaga teknis lapangan. Oleh karena itu, Pemko Tanjungbalai optimis sektor peternakan unggas akan tumbuh lebih pesat dalam waktu dekat. Bahkan, keberadaan RPH ini dapat menjadi pusat distribusi daging ayam ke berbagai daerah di sekitarnya.

Saat ini, tim teknis sedang mematangkan skema kerja sama dengan para asosiasi pedagang ayam lokal di Tanjungbalai. Bahkan, pemerintah daerah berencana memberikan insentif khusus bagi pedagang yang bersedia menggunakan fasilitas RPH secara rutin. Sebagai tambahan, sistem pengolahan limbah di fasilitas ini sudah menggunakan teknologi ramah lingkungan yang sangat canggih. Sehingga, aktivitas pemotongan hewan tidak akan mencemari lingkungan sekitar pemukiman warga setempat.

Harapan bagi Kesehatan Masyarakat Tanjungbalai

Sebagai kesimpulan, peluncuran program RPH ayam ini merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan publik. Di sisi lain, kesadaran pedagang dalam menjaga kebersihan produk menjadi kunci suksesnya program ketahanan pangan ini. Akhirnya, kita semua berharap agar standar kesehatan pangan di Tanjungbalai terus meningkat secara berkelanjutan di masa depan. Pastinya, pemerintah akan selalu mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin warganya.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.