Tanjungbalai – Pria di Tanjungbalai Terekam kamera pengawas cctv seorang pria membakar sebuah rumah di Jalan Rambutan, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota.
Aksi tersebut dilakukan Kamis (23/10/2025) dini hari.
Dari rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pria menutupi wajahnya dengan kaos sembari menenteng botol.
Sesampainya dilokasi, pria tersebut menyiramkan botol yang diduga berisikan bensin tersebut ke sebuah sepeda motor yang terparkir di halaman rumah dan langsung membakarnya.
Keluarga korban, Izwan mengaku aksi tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria yang sebelumnya sempat cekcok dengan pemilik rumah.
“Sebelum melakukan pembakaran itu, pelaku mengintip kedalam rumah melalui jendela untuk memastikan semua sudah tertidur m pelaku menyiram bensin, kemudian membakar sepeda motor milik adik kami,” ujar Izwan, Jumat (24/10/2025).
baca juga : Respon Topan Ginting Pas Diberi Rp 50 Juta dari Kirun, Tidak Minta, Tapi Pas Butuh

Untungnya, sebelum api membesarkan, pemilik rumah tersadar dan langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran.
“Sepeda motor itu dibakarnya, kemudian akibat itu, sofa dekat sepeda motor juga ikut terbakar hingga merembet nyaris membakar rumah,” ujarnya.
Katanya, ia mengenali pelaku yang nyaris membakar rumahnya tersebut akibat cemburu.
“Kata Abang saya, si pelaku sempat ribut dengan seorang perempuan dan diusir agar tidak membuat keributan. Si pelaku tidak terima dan menuduh Abang saya ada hubungan tersebut dengan perempuan yang ribut dengan pelaku,” katanya.
Terangnya, pemilik rumah tidak ingin ada kekerasan terhadap perempuan yang terjadi dihadapannya. Sehingga, pemilik rumah melindungi seorang perempuan tersebut.
“Pelaku tidak terima, dia sempat melempar jendela rumah dengan batu, kemudian usai melempar itu dia lari, berikutnya dia juga mau datang lagi, cuma kami masih disini dia lari. Sampai di pukul 03.30 wib itulah dibakarnya sepeda motor,” terangnya.
Katanya, korban baru mengenal wanita teman pelaku baru tiga hari, dan tidak mengenali wanita tersebut.
“Perempuan itu kawannya pelaku, korban baru kenalan tiga hari setelah dibawa pelaku ke sini. Kalau kata pelaku, mereka suami istri, tapi kalau kata wanita itu tidak. Dipikirnya, korban ini ada hubungan asmara jadi dia cemburu,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, kini korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tanjungbalai untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.




